Ditelantarkan Oleh 4 Anaknya, Kakek Ngawi 98 Tahun Ini Sudah 9 Bulan Tidak Mandi


Ditelantarkan Oleh 4 Anaknya, Kakek Ngawi 98 Tahun ini Sudah 9 Bulan Tidak Mandi

Viral wacana seorang kakek renta yang lumpuh dan hidup sendirian di rumahnya di Jalan Trunojoyo Gang Virgo 1 Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.



Kakek berjulukan Kasbi berusia 98 tahun tersebut terbaring dalam sebuah kamar yang hanya dibatasi lemari kayu kusam.
Rumahnya reyot dan bocor di beberapa bagian.


Dilansir dari TribunStyle, Mbah Kasbi menyampaikan badannya sulit digerakkan semenjak sembilan bulan terakhir.


Tulang punggungnya terasa sakit untuk duduk. Sementara kakinya kaku apabila dipakai berjalan.


Dirinya pernah tiga kali terjatuh dikala berusaha berjalan ke belakang rumah untuk buang air.


Selama berjam-jam mbah Kasbi hanya terlentang di lantai menunggu donasi dari tetangga yang lewat.


Hingga kemudian dikala itu beruntung putra keduanya tiba dan menolong. Terkadang dikala jatuh kepalanya terbentur tiang rumah.
“Mau jalan pelan-pelan tapi jatuh di depan lemari. Ya hanya tergeletak membisu di lantai enggak pakai apa-apa”


“Sudah tiga kali saya jatuh hingga kepala saya terbentur tiang rumah. Biasanya jikalau begitu teriak minta tolong jikalau ada suara kendaraan lewat,“ katanya.


Ketika ingin buang air mbah Kasbi hanya bergeser di samping ranjangnya.


“Saya tinggal sendiri, jikalau mau buang air besar atau kecil ya cuma sanggup geser saja di samping ranjang,” ujar Mbah Kasbi.


Mbah Kasbi menyampaikan sudah sembilan bulan tak mandi karena tidak sanggup beranjak dari kasur.


“Saya pengennya itu mandi. Sudah sembilan bulan sama sekali tidak tersentuh air. Tapi mau bagaimana, keadaan saya begini,” ucap Mbah Kasbi.


Ada ember dan bejana berbau tak sedap yang diletakkan di bawah ranjang yang biasa ia gunakan.


Mbah Kasbi mempunyai 4 orang anak, 3 di antaranya berada di luar kota. Sementara anak keduanya tinggal dengan anak dan istri di desa lain.


Meski hanya berbeda desa, Mbah Kasbi tidak tahu dimana alamat anaknya tersebut tinggal.


Anak keduanya setiap hari pukul 09.00 WIB tiba mengantar sebungkus makanan yang diletakkan di atas kasur di samping Mbah Kasbi.
Namun sesudah itu lantas pergi dan mbah Kasbi kembali sendirian. Dulu anak keduanya tinggal dengan Mbah Kasbi.


Namun semenjak ayahnya mulai sakit-sakitan mereka menentukan tinggal di rumah yang berbeda dan meninggalkan ayahnya hidup sendirian.


“Saya sendiri tidak tahu mengapa mereka tidak mau tinggal dengan saya,” katanya Mbah Kasbi pasrah.


Sementara itu, anak pertama Mbah Kasbi tinggal di Tulungagung, ketiga di Banten dan terakhir di Tangerang.


Tinggal sendirian dan hanya sanggup berbaring di kasur, Mbah Kasbi merasa duka setiap kali malam tiba. Harapan Mbah Kasbi hanya ingin berkumpul dengan anak-anaknya.


“Nelangsanya jikalau malam, sudah sepi. Harapan saya semoga sanggup berkumpul dengan anak anak saya,” ujar Mbah Kasbi.


Usia renta, sakit dan hidup sendirian menciptakan para tetangga Mbah Kasbi iba.


Beberapa dari mereka terkadang memberi makanan dan membantu membersihkan rumah yang sudah teramat kotor.


Namun niat baik itu dipandang berbeda oleh anak keduanya yang menilai tetangga tersebut terlalu ingin ikut campur dengan urusan keluarganya.


“Kita kan kasihan sama Mbah Kasbi. Kadang kasih makan, kadang kita bantu bersihkan rumahnya”
"Tapi anaknya murka dan bilang jangan terlalu kepo ngurusin rumah tangga orang,” ujar tetangga Kasbi yang enggan menyebutkan namanya.


Sehingga menciptakan para tetangga itu tak lagi berani membantu banyak.
“Jadi kini kami tidak berani lagi nyapu kasih bersih. Kalau ngasih makan masih kita lakukan,” lanjut tetangga tersebut.


Sebelum terbaring sakit, Mbah Kasbi bekerja sebagai penabuh gamelan dan penarik becak.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang sanggup kami paparkan, Besar keinginan kami Artikel ini sanggup bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh alasannya yaitu itu saran dan kritik yang membangun sangat diperlukan supaya Artikel ini sanggup disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.


Sumber : manaberita.com

Wahai Istri, Ajaklah Suamimu Bekerjasama Seminggu 3 Kali, Jikalau Ingin Karinya Sukses


Wahai Istri, Ajaklah Suamimu Berhubungan Seminggu 3 Kali, Jika Ingin Karinya Sukses




Sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa berafiliasi suami-istri 3 kali seminggu sanggup membantu orang mengamankan karir di daerah kerja.


Anda tentu terkejut ketika membacanya, bukan? Anda niscaya sedang bertanya-tanya apa kekerabatan antara seks dan pekerjaan?


Studi yang dilakukan di Inggris ini memakai data dari 7.500 pekerja asal Yunani. Pemimpin studi, Dr Nick Drydakis, menyampaikan kepada Metro.co.uk (20/4): Teori Hirarki Kebutuhan Maslow mengklaim bahwa individu yang lebih senang dan puas pada hidupnya, menjadi lebih produktif dan sukses dalam pekerjaan, yang diterjemahkan dengan upah yang lebih tinggi."


Studi ini menyimpulkan seseorang perlu untuk dicintai dan mencintai, baik secara seksual atau non-seksual oleh orang lain. Dr Nick menambahkan bahwa kalau tidak adanya unsur-unsur itu, seseorang mungkin jadi lebih rentan terhadap kesepian, kecemasan sosial dan depresi - semua faktor yang sanggup mempengaruhi karir seseorang.



Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan isu ini kepada rekan yang lain ya....

Ada Lantaran Kenapa Perempuan Dihentikan Angkat Berat, Dia Salah Satu Penyebab Peranakan Turun


Ada Sebab Kenapa Wanita Dilarang Angkat Berat, Ia Salah Satu Penyebab Peranakan Turun



Tombong, atau rahim jatuh sehingga keluar dari vagina merupakan satu keadaan yang paling ditakuti oleh wanita!



Istilah rahim jatuh atau peranakan jatuh kerap didengari, khususnya bagi perempuan yang pernah bersalin. Apakah punca peranakan jatuh?





Pernahkah ibu anda menegur, “Jangan angkat barang berat!” atau “Jangan tolak barang berat macam tu, tolak guna belakang tubuh saja.” kepada anda? Nasihat ini sememang ada betulnya, ini bagi mengelakkan peranakan jatuh yang bermaksud rahim keluar dari daerah asalnya!


3 Peringkat Prolaps
Peranakan jatuh atau prolaps, boleh terjadi dalam pelbagai peringkat.


Rahim hanya jatuh sedikit daripada kedudukan biasa (yang ni memang ramai tak perasan)
Rahim jatuh hingga ke permukaan faraj (tahap ni akan ada rasa beberapa kesan sampingan dan tanda-tanda).
Rahim terkeluar daripada vagina dan permukaan, atau dikenali sebagai tombong.




Keadaan ini boleh menjadi tidak selesa dan ancaman untuk perempuan kerana kedudukan rahim yang berdekatan dan saling berhubung dengan organ lain menyerupai pundi kencing, rektum dan usus. Jika berlaku tekanan pada rahim, dia akan menarik turun kesemua organ yang terlibat.





Apakah Punca Peranakan Jatuh?


Otot pelvis yang lemah merupakan faktor utama yang mengakibatkan rahim atau peranakan jatuh. Keadaan ini boleh berlaku kepada semua wanita, malah kepada yang belum pernah bersalin.

Antara punca peranakan jatuh adalah:

Keturunan Jika ibu atau abang ada dilema rahim jatuh, anda berisiko untuk menjalani pembedahan membetulkan peranakan.
Usia Semakin bau tanah usia, risiko lebih tinggi.
Penuaan Otot levator bertambah anjal seiiring usia yang meningkat.
Menopaus
Obesiti Lagi obes seseorang itu, lagi gampang untuk rahim jatuh akhir tekanan dalam perut.
Mengandung
Bersalin Terlalu kerap
Jarak kehamilan Hamil dalam masa yang terlalu rapat
Bayi besar Saiz bayi yang besar semasa bersalin normal meninggikan peluang rahim jatuh.
Proses bersalin Jangkamasa bersalin yang terlalu panjang
Kaedah melahirkan anak Menggunakan kaedah vakum atau forsep
Ketumbuhan Cyst dan fibroid
Batuk yang teruk Tekanan abdomen boleh mengakibatkan organ peranakan turun.
Sembelit teruk yang memerlukan individu kerap meneran.
Kerap mengangkat berat
Pembedahan pada bahagian pelvis, membetulkan pundi kencing dan kerosakan atau kecederaan pada saraf tunjang
Jatuh terhentak Contohnya jatuh tangga, dan jatuh bahagian punggung dahulu.
Koyakan akhir bersalin normal, sama ada sedikit atau melalui guntingan episiotomi.
Tidak berpantang dengan baik selepas melahirkan anak atau keguguran
Suka menolak barang memakai ibu jari kaki
Terlalu lasak Melakukan aktiviti bersukan atau aktiviti outdoor yang memerlukan pergerakan besar.
Merokok mengakibatkan individu kerap batuk, dan ini boleh mengakibatkan tekanan pada abdomen.























Mencegah Rahim Jatuh



Anda boleh mencegah peranakan jatuh dengan cara:

Lakukan kegel untuk menguatkan otot lantai pelvis.
Bersenam dengan kerap.
Amalkan pemakanan yang seimbang untuk mengelakkan sembelit.
Jangan meneran terlalu berpengaruh semasa membuang air besar.
Pakai bengkung.
Jangan merokok dan jauhkan diri daripada asap rokok.
Jarakkan kehamilan.
Jika anda mengalami dilema obesiti, ikhtiar turunkan berat badan.
Jangan terlalu kerap mengangkat benda berat.
Jangan menolak barang dengan ibu jari kaki.
Jangan terlalu lasak.
Elakkan bangun terlalu lama.













Jika anda memiliki dilema peranakan jatuh, jumpa doktor dengan segera. Semoga bermanfaat.


Sumber: my.theasianparent.com

Ternyata Jengkol Penghancur Semua Sel Kanker, 10.000 Kali Lebih Besar Lengan Berkuasa Dari Kemoterapi


Ternyata Jengkol Penghancur Semua Sel Kanker, 10.000 Kali Lebih Kuat dari Kemoterapi


Pasti banyak yang belum tahu bahwa ternyata jengkol yaitu buah ajaib untuk membunuh sel kanker dan 10. 000 kali lebih besar lengan berkuasa dari Kemoterapi. Seperti diketahui, pohon jengkol dikenal dengan makna varietas jengkol atau jengki.





Kerap buah Jengkol dikonsumsi dengan cara dilalap, di jus, minuman siap saji, sorbets, kue, emping jengkol dan sebagainya.

Hal sejenis ini menghasilkan banyak kebaikan, tetapi yang paling menarik yakni efek yang dihasilkan pada kista dan tumor. Buah ini ialah obat yang sanggup dibuktikan melawan semua jenis kanker.



Jengkol dianggap juga sebagai spektrum anti mikroba pada bisul kuman dan jamur sanggup dibuktikan dari baunya yg adikuat. Efektif pada benalu internal dan cacing, sanggup mengatur tekanan darah yang terlalu tinggi & bermanfaat juga sebagai anti depresan, memerangi stres dan gugup.


Sumber isu menarik ini tiba dari salah satu produsen obat terbesar di dunia yg mengemukakan bahwa setelah kian lebih 20 tes laboratorium yang ditangani semenjak mulai tahun 1970, terungkap bahwa Jengkol sanggup menghancurkan sel ganas di 12 tempat kanker termasuk kolon, payudara, prostat, paru-paru dan pankreas.




Senyawa buah ini tunjukkan 10. 000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi, biasanya dipakai di dunia, memperlambat perubahan sel kanker. Dan bahkan yang lebih mencengangkan jenis terapi dengan ekstrak Jengkol cuma menghancurkan sel-sel kanker ganas dan tidak mengubah sel-sel sehat.



Sumber: pontianak.tribunnews.com

Kelor Indonesia Tembus Pasar Dunia Rp 250.000/Kg, Jepang Minta 40 Ton Kelor Per Minggu


Kelor Indonesia Tembus Pasar Dunia Rp 250.000/Kg, Jepang Minta 40 Ton Kelor Per Minggu


David Clifton jauh-jauh tiba dari Vietnam untuk menetap sementara di kediaman Ir. Ai Dudi Krisnadi di Desa Ngawenombo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Di sana pemilik perusahaan perdagangan asal Kanada itu turut memanen kelor di kebun. Ia juga mengamati tahap demi tahap pengolahan kelor di Pusat Pembelajaran Moringa Organik Indonesia milik Dudi.

Ia dan Dudi tengah mempersiapkan kerjasama produksi aneka olahan Moringa oleifera untuk memenuhi pasar negara-negara di Benua Eropa dan Amerika utara.


Menurut David, ia menentukan bekerjasama dengan Dudi alasannya yaitu serbuk kelor yang dihasilkannya berkualitas lebih baik dibandingkan produk dari negara-negara pusat produksi kelor lain di dunia. Salah satunya dalam hal kandungan nutrisi.

"Salah satu buyer dari Jerman menguji kandungan nutrisi kelor produksi Dudi dan ternyata kandungan nutrisi kelor produksi Dudi paling baik," ujar David.Menurut Dudi kandungan nutrisi yaitu aspek paling penting yang menjadi indikator kualitas kelor. Pasalnya, forum internasional menyerupai Food and Agricultural Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO) menggadang-gadang moringa---sebutan kelor di dunia internasional---sebagai super food alasannya yaitu kandungan nutrisi kelor yang luar biasa.

Menurut Dudi kandungan potasium atau kalium serbuk kelor 15 kali lebih tinggi daripada pisang. Kalium salah satu unsur penting untuk membantu menjaga kesehatan jantung.

Keunggulan lain kandungan vitamin A sebuk kelor 10 kali lebih tinggi daripada wortel, kandungan zat besi 25 kali lebih tinggi daripada bayam, vitamin C kali dari jeruk, kalsium 


17 kali lebih tinggi daripada kalsium susu, dan protein 9 kali lebih tinggi daripada yoghurt.


Lantaran kandungan nutrisinya yang tinggi, beberapa negara memanfaatkan kelor untuk mengatasi masyarakat yang kekurangan gizi.

David menuturkan moringa juga menjadi salah satu sumber nutrisi masyarakat di Eropa yang peduli hidup sehat. "Masyarakat di sana mengolah serbuk moringa menjadi salah satu materi smoothie," tambah David.


Dudi mengolah daun kelor dengan mekanisme ketat untuk menjaga kandungan nutrisinya. "Hasil panen harus segera diolah maksimal 4 jam sehabis panen," ujar Dudi. Setelah merorot daun hasil panen, para karyawan bergegas mencuci dan mengeringkan daun kelor.

Proses pengeringan berlangsung dalam ruangan. Dudi mengatur suhu di ruang pengeringan maksimal 35oC dan kelembapan 46% biar tidak merusak kandungan nutrisi. Daun kelor kering sehabis 3 hari pengeringan.

Selanjutnya Dudi menggiling daun kering menjadi serbuk sampai tingkat kehalusan 200 mesh. Daun kelor serbuk itu menjadi materi baku teh daun kelor celup.

Pria 55 tahun itu juga mengolah daun kelor menjadi tepung yang lebih halus, yakni sampai berukuran 500 mesh.

"Tepung daun kelor seukuran debu itu sanggup dipakai sebagai materi adonan produk apapun baik itu makanan, kapsul, atau kosmetik," ujar Dudi.

Untuk menghasilkan tepung sehalus itu caranya dengan mengisap "debu" ketika proses penepungan daun kelor kering.

Dudi menjual sebagian besar produk tepung dan olahan kelor ke mancanegara, menyerupai Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar, Korea Selatan, dan negara-negara lain di Benua Afrika, Eropa, serta Amerika.

"Pasar Indonesia malah sedikit alasannya yaitu di masyarakat kita beredar mitos bila kelor bekerjasama dunia mistis," ujar alumnus Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat, itu.

Untuk pasar lokal, Dudi memasarkan aneka produk olahan kelor melalui 71 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam sebulan Dudi bisa menjual rata-rata 2 ton tepung daun kelor dengan harga Rp250.000 per kg atau total omzet rata-rata Rp500 juta per bulan. Tepung daun kelor itu menjadi materi baku banyak sekali olahan, menyerupai teh, aneka jenis makanan, kapsul herbal, dan aneka produk kosmetik.

Dudi memperoleh pasokan materi baku kelor dari pekebun mitra, salah satunya Felix Bram Samora. Pemuda asal Blora itu mengebunkan kelor secara organik di lahan 3 hektar semenjak 2014.

Lokasi kebun bersebelahan dengan area pengolahan kelor milik Dudi.

"Idealnya lokasi kebun erat dengan lokasi pengolahan alasannya yaitu hasil panen daun kelor harus segera diolah sebelum 4 jam," tutur Dudi.

Dari kebun seluas itu Bram memanen rata-rata 500 kg daun kelor segar setiap dua hari. Hasil panen itu ia jual ke Dudi, kemudian dikeringkan.

Dari jumlah hasil panen itu menghasilkan 50 kg daun kelor kering atau rendemen 10%. "Setiap bulan saya harus membayar ke Bram rata-rata Rp75 juta per bulan," ujar Dudi sambil tersenyum.

Selain dari Bram, Dudi juga memperoleh pasokan tepung daun kelor dari para pekebun di NTT. "Mereka sudah punya unit pengolahan sendiri sehingga bisa menjual dalam bentuk tepung," tambahnya.